Hasil Riset Teknologi Pertanian Pengairan/Irigasi Pertanian Sampel Data di Panjatan Kulon Progo Yogyakarta Indonesia

TEKNOLOGI IRIGASI INDONESIA AREA PANJATAN KULON PROGO

Area pertanian di daerah ini merupakan model tanah bertanggul, di mana tanah yang digunakan untuk menanam tanaman berada diatas permukaan tanah denga selisih kurang lebih setengah meter. Air yang biasanya dapat dialirkan ke area akar tanaman, untuk diwilayah ini tidak mungkin bisa diterapkan. Keharusan menyiram merupakan hal yang wajib, jika ingin mendapatkan hasil tanaman yang bagus dan memuaskan. Model penyiramannya pun bervariasi, ada ynag menggunakan mesin pompa air, gembor atau ember saja. Sebagaian besar petani di daerah ini menanam Lombok, slada, melon, brambang dan jagung.

Seperti apakah gambaran di daerah ini, bisa disimak pada foto- foto di bawah ini beserta keterangan tambahan :

Gambar 01

Terlihat sumur buis yang terletak di bagian pinggir sungai. Hal ini disengaja, supaya air mudah didapatkan saat pembuatan sumur. Dan pada saat musim kemarau tiba sumur tersebut diharapkan tidak kehabisan air. Sehingga dengan begitu kebutuhan air dapat terpenuhi untuk pengairan tanaman. Untuk jenis tanaman yang berada di polybag di atas, merupakan bibit- bibit dari tanaman sengon.

Gambar 02.

Model penyiraman tanaman pertanian di daerah sini juga memiliki kesamaan dengan di daerah Bantul juga. Penggunaan gembor yang diambil dari sumur untuk disiramkan ke tanaman yang dilakukan oleh petani di atas merupakan buktinya.

Gambar 03.

Kayu yang berada di pinggiran atas sumur di atas berfungsi untuk pijakan kaki, ketika akan mengambil air di sumur tersebut.

Gambar 04

Tampak dua orang petani yang mengamati tanaman berupa lombok. Berharap tidak ada hama penyakit yang menyerang pada tanaman tersebut. Sehingga pada masa panen nanti, dapat memanen denga hasil yang menguntungkan.

Gambar 05

Tiga petani di atas sedang bekerja sama untuk mengolah tanah yang akan ditanami kacang tanah. Sedangkan untuk rencana penyiraman nantinya, mengambil pada air di sebelahnya.

Gambar 06

Gambar 07

Gambar 08

Gambar 09

Gambar 10

Gambar 11

Gambar 12

Gambar 14

Gambar 15

Gambar 16

Gambar 17

Gambar 18

Gambar 19

Gambar 21

Untuk sumur- sumur di atas merupakan sumur asli yang dibuat sampai dasaran mata air di dalam tanah. Dan untuk penyiramannya si pemilik sawah menggunakan tambahan alat yang bernama gembor. Namun gembor yang digunakan tidak langsung diambil menggunakan tangan. Tetapi masih disambung dengan tali. Sehingga, seandainya ke dalaman air mencapai 1 – 1,5 meter, masih dapat dijangkau.

Gambar 22

Terlihat satu buis sumur dengan di sampingnya mesin pompa berbahan bakar bensin dan selang berwarna biru yang tertancapkan pada pipa paralon dibagian bawahnya. Proses kerja urutan di atas adalah, mesin pompa akan mengambil air dari pipa, setelah itu air yang terambil akan masuk ke sumur yang pertama tepat didekatnya tersebut.

Gambar 23

Tanah yang berongga di atas merupakan tanah yang merupakan awal kalinya sebuah sumur inti khusus untuk buis. Langkah selanjutnya setelah proses di atas akan diberi buis lingkaran sampai mata air keluar dan tidak kehabisan saat dipompa dengan mesin pompa nantinya.

Gambar 24

Sistem pengairan di atas hampir mirip dengan sumur renteng yang menggunakan sumur buis. Namun untuk yang model ini pemilik sawah menggunakan pipa paralon yang disambungkan di bawah tanah dengan kedalaman tiga puluh sentimeter yang saling menyatu. Sehingga air akan mengalir dan dapat memenuhi untuk penyiraman tanaman pada satu sawah

Gambar 25

Sumur yang berjumlah kurang lebih tujuh di atas, satu di antaranya merupakan sumur asli yang digali sampai sumber mata air di dalam tanah dengan tumpukan empat buisan. Sedangkan sumur – sumur yang lainnya merupakan sumur yang hanya satu buis yang diletakkan di atas tanah unutk tempat distribusi dari sumur inti.

Gambar 26

Potret sumur yang  ketika sungainya kering. Sumur yang tadinya terlihat dalam sebuah sungai dan dipenuhi dengan banyak air. Pada musim kemarau keadaannya menjadi berbeda. Sebuah harapan yang tadinya masih akan adanya sumber air di dalam sumur tersebut terbukti.

Baca juga info terkait lainnya di bawah ini :

  1. Hasil Riset Data Permodelan Sistem Irigasi &  Pertanian Puworejo  Jalur Selatan [ Jembatan Jali s.d Jembatan Bogowonto ] Jawa Tengah,  Indonesia
  2. Hasil Riset Data Permodelan Sistem Irigasi &  Pertanian Tawangmangu, Jawa Tengah,  Indonesia
  3. Hasil Riset Data Permodelan Sistem Irigasi &  Pertanian Selopamioro Imogiri Yogyakarta Indonesia
  4. Hasil Riset Data Permodelan Sistem Irigasi Mata Air Pegunungn Goa Cerme Imogiri Yogyakarta, Indonesia
  5. Hasil Riset Data Permodelan  Sistem Penaik Air Tenaga Matahari Daerah Pegunungan Banyumeneng I, Pangggang, Gunung Kidul, Yogyakarta, Indonesia
  6. Hasil Riset Data Permodelan Teknologi Sistem Irigasi Pengairan & Pertanian di perbatasan Siliran – Bugel Kabupaten Kulon Progo, D.I. Yogyakarta, Indonesia
  7. Hasil Riset Data Penerapan Permodelan Sistem Teknologi Irigasi Pertanian & Embung Raksasa Garongan Kulon Progo, Yogyakarta, Indonesia
  8. Hasil Riset Data Permodelan Teknologi Irigasi Pertanian & Pengairan di Giriloyo Imogiri, Bantul, Yogyakarta, Indonesia
  9. Riset data Permodelan Sistem Teknologi Pertanian & Irigasi Lahan Panggang- Purwosari, Gunung Kidul, Yogyakarta, Indonesia
  10. Hasil Riset  Permodelan Teknologi Irigasi Pertanian & Pengairan data sampel di Kedon, Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul, Yogyakarta, Indonesia
  11. Hasil Riset  Permodelan  Teknologi Pertanian  & Pengairan Sampel data di Kedungrong, Samigaluh, Kulon Progo, Yogyakarta Indonesia
  12. Hasil Riset  Permodelan   Teknologi Irigasi  Pertanian  Pengairan Sampel di Lintas Jalur Selatan Kulon Progo Yogyakarta Indonesia
  13. Hasil Riset  Permodelan  Teknologi Pertanian  Pengairan & Irigasi sampel data di 1 km, barat Jembatan Gantung Imogiri Bantul Yogyakarta Indonesia
  14. Hasil Riset  Permodelan  Teknologi Pertanian  Pengairan & Irigasi sampel data di Gedogan Sumbermulyo Bambanglipuro Yogyakarta Indonesia
  15. Hasil Permodelan  Riset  Teknologi Pertanian  Pengairan & Irigasi sampel data di Bugel Kulon Progo Yogyakarta Indonesia
  16. Riset  Permodelan  Teknologi Pertanian  Pengairan & Irigasi hasil sampel data di Waduk Sermo Kulon Progo Yogyakarta Indonesia
  17. Riset  Permodelan  Teknologi Pertanian  & Pengairan/ Irigasi hasil sampel data di gunung Gemak timur Kali Opak Soka Seloharjo Pundong Bantul Yogyakarta Indonesia
  18. Riset  Permodelan  Teknologi Pertanian &  Pengairan/ Irigasi hasil sampel data di lahan pasir Sanden Bantul Yogyakarta Indonesia
  19. Riset  Permodelan  Teknologi Pertanian  Pengairan & Irigasi hasil sampel data di lahan  selatan sungai Opak Soka Seloharjo Pundong Bantul Yogyakarta Indonesia
  20. Riset  Permodelan  Sistem Teknologi Pertanian  & Pengairan/Irigasi hasil sampel data di lahan pertanian Sentolo Kulon Progo Yogyakarta Indonesia
  21. Riset Permodelan  Sistem Teknologi Modern Pengangkat Air dari sungai Opak ke atas Pegunungan di Pundong Bantul Yogyakarta
  22. Riset  Permodelan  Teknologi Pertanian  Pengairan/Irigasi hasil sampel data di lahan pertanian Panjatan Kulon Progo Yogyakarta Indonesia
  23. Riset  Permodelan Sistem Teknologi Pertanian  Pengairan/Irigasi Daerah Pantai Kukup, Drini, Krakal & Indrayanti Gunung Kidul Yogyakarta Indonesia
Iklan