Permodelan Riset Data Teknologi Irigasi Pengairan Pertanian Giriloyo, Imogiri, Bantul, D.I. Yogyakarta, Indonesia

IMOGIRI

Pembuatan sumur di tengah sawah menjadi andalan utama sistem irigasi di sawah Giriloyo Imogiri Kabupaten Bantul, tepatnya sebelah timur SMA 1 Imogiri. Keadaan tanah yang kekurangan air, menyebabkan lahan ini tidak ditanami pada saat musim kemarau. Meski ada juga yang masih sempat  bertanam. Kebutuhan air yang cukup menjadi kendala yang vital pada musim kemarau.

Seperti apakah gambaran di daerah ini, bisa disimak pada foto- foto di bawah ini beserta keterangan tambahan :

Foto 01

Rekahan tanah ini akibat musim kemarau panjang, penampakan tanah yang kering pun dapat disaksikan dengan jelas. Jika keadaan sudah seerti di atas, para petani di wilayah ini enggan unutk bertani unutk sementara waktu. Karena biasanya tanaman akan layu dan mati akibat kekuranga air. Namun ada juga sebagian kecil petani disini yang tetap semangat untuk menanami tanaman yang dibutuhkan untuk menyambung hidup.

Foto 02

Dari jarak yang lebih dekat rekahan tanah ini bisa dilihat seberapa dalam rekahan tanahnya. Sebagai indikasi sudah berpa lama dan seberapa parah masalah kekeringan yang melanda wilayah ini pada musim kemarau. Semakin lama rekahan tanah ini semakin melebar seiring keirngnya tanah. Terkadang kaki seorang yang masih terhitung kecil dapat masuk dalam lubang rekahan tanah yang diakibatkan musim kemarau yang berkepanjanga di sini.

Foto 0 3

Gambar diatas merupakan salah satu sumur yang dibuat petani di wilayah ini untuk membantu mengairi tanaman pada musim kemarau. Akan tetapi, jika musim kemarau memang parah dan berkepanjangan ada juga sumur yang debit airnya menyusut hingga hanya setinggi 30 cm saja. Akibatnya sumur tidak dapat difungsikan sebagaimana mestinya oleh petani. Dan andalan utama yang diharapkan adalah datangnya musim penghujan yang lebih cepat.

Foto 04

Seorang petani sedang mengumpulkan dahan- dahan tanaman yang kering untuk dibakar. Supaya nantinya jika musim penghujan tiba, lahan sawah sudah bersih dan unutk ditanami kembali.

Foto 05

Lahan yang kering terlihat luas sampai area pegunungan sana Bukti kalau kemarau ini benar – benar terasa parah. Sumur – sumur yang ada di area sawah pun juga menyusut debit airnya.

Foto 07

Dengan jarak yang dekat sumur – sumur di daerah sini terbuat dari buis, sebagai tiang untuk menarik embernya hanya terbuat dari bambu saja. Di samping itu pembuatan sumur yang menggunakan tumpukakn batu di sebelah pinggir yang membentuk lingkaran juga masih ada.

Foto 08

Seperti inilah keadaan lubang sumur dan isi airnya. Sumur yang terlihat airnya ini, sebenarnyahanya memiliki ketinggian satu meter saja. Dengan tingkat kecepatan sumber mata air yang tidak begitu besar. Sehingga saat pompa diesl di letakkan di sini akan menyebabkan permasalahan tersendiri saat air disedot dengan kecepatan tinggi.

Foto 09

Sumur yang terbuat dari tumpukan buis di atas masih tergolong baru. Bambu yang digunakan unutk membantu dalam menurunkan buis pun belum dilepas. Meski pada akhirnya nanti debit air yang akan dihasilkan sedikit, namun bisa ditanggulangi dengan memperdalam kedalaman pembuatan sumur. Agar tidak memiliki nasib yang sama dengan sumur sumur di sekitarnya.

Foto 10

Salah satu sumur yang memiliki getepe di atasnya. Sebagai fungsi supaya tidak panas saat pengambilan air yang dilakukan pada siang hari, saat di mulai dari jam dua-an pada siang hari.

Foto 11

Tanaman ketela pohon yang terlihat tumbuh subur ini tidak lain karena jaraknya yang dekat dengan sumur. Sehingga kebutuhan air mudah didapatkan pula. Berbeda dengan keadaa yang berada di luar radius setelah tanaman ketea pohon, terlihat kering sekali.

Foto 12

Foto 13

Potret sumur yang berbeda dengan sumur- sumur di sekitarnya. Untuk sumur yang satu ini tidak terbuat dari buis, akan tetapi terbuat dari tumpukan batu yang ditata di pinggiran yang membentuk lingkaran ke bawah. Dari sekian banyak sumur yang ada di sebelah timur SMA 1 Imogiri ini, inilah sumur yang paling tua.

Foto 14

Foto 15

Foto  16

Dapat dilihat denga jelas perbandingan antara lahan sebelah kiri denga sebelah kananya. Untuk lahan yang sebelah kanan tumbuh subur dengan tanaman lombok yang dikarenakan pengariannya rutin. Sedangkan untuk sebelah kiri, terlihat kosong tanpa adanya tanaman. Sebenarnya hal ini juga disebabkan oleh ketekunan si pemilik sawah dalam mengolahnya.

Foto 17

Foto  19

Foto  21

Foto 22

Foto 23

Foto 24

Foto 25

Foto 26

Foto 27

Foto 29

Foto 30

Foto 31

Sebatang pohon lombok yang menjadi sisa pada musim kemarau. Dengan tanah yang sudah kering masih bisa hidup, jika memperhatikan di sekitarnya yang sudah kosong tanpa satu pun pohon yang sama. Namun besar kemungkinanjuga tanaman ini juga akan mati, melihat daun- daunnya yang sudah mulai menghilang.

Foto  32

Foto 34

Foto 36

Dengan meggunakan dua tangannya seorang petani di atas mengambil air dari sumur tua yang terbuat dari batu tumpukan yang akan digunakan untuk menyirami tanaman lombok miliknya. SUmur yang ditimba di atas bukanlah sumur milik pribadinya. Akan tetapi milik tanah kas desa yang sebelumnya sawahnya ditanami tebu. Jarak dari pusat tanamnya mencapai 30 an meter.

Foto 37

Salah satu sumur  yang membuktikan ketidak mampuannya dalam memberikan jalan keluar untuk menyuburkan lahan sawah disekitarnya. Penyebabnya yang tidak lain bahwa debit air dalam sumur tidak bisa memenuhi karena semakin menyusut seiring musim kemarau.

Foto 38

Potret tanaman lembayung yang layu dan kekuningan mati akibat kekeringan yang melanda wilayah ini. Beserta tanah yang sudah kering berwarna kecoklatan dengan rekahan – rekahan yang semakin kelihatan.

Baca juga info terkait lainnya di bawah ini :

  1. Hasil Riset Data Permodelan Sistem Irigasi &  Pertanian Puworejo  Jalur Selatan [ Jembatan Jali s.d Jembatan Bogowonto ] Jawa Tengah,  Indonesia
  2. Hasil Riset Data Permodelan Sistem Irigasi &  Pertanian Tawangmangu, Jawa Tengah,  Indonesia
  3. Hasil Riset Data Permodelan Sistem Irigasi &  Pertanian Selopamioro Imogiri Yogyakarta Indonesia
  4. Hasil Riset Data Permodelan Sistem Irigasi Mata Air Pegunungan Goa Cerme Imogiri Yogyakarta, Indonesia
  5. Hasil Riset Data Permodelan  Sistem Penaik Air Tenaga Matahari Daerah Pegunungan Banyumeneng I, Pangggang, Gunung Kidul, Yogyakarta, Indonesia
  6. Hasil Riset Data Permodelan Teknologi Sistem Irigasi Pengairan & Pertanian di perbatasan Siliran – Bugel Kabupaten Kulon Progo, D.I. Yogyakarta, Indonesia
  7. Hasil Riset Data Penerapan Permodelan Sistem Teknologi Irigasi Pertanian & Embung Raksasa Garongan Kulon Progo, Yogyakarta, Indonesia
  8. Hasil Riset Data Permodelan Teknologi Irigasi Pertanian & Pengairan di Giriloyo Imogiri, Bantul, Yogyakarta, Indonesia
  9. Riset data Permodelan Sistem Teknologi Pertanian & Irigasi Lahan Panggang- Purwosari, Gunung Kidul, Yogyakarta, Indonesia
  10. Hasil Riset  Permodelan Teknologi Irigasi Pertanian & Pengairan data sampel di Kedon, Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul, Yogyakarta, Indonesia
  11. Hasil Riset  Permodelan  Teknologi Pertanian  & Pengairan Sampel data di Kedungrong, Samigaluh, Kulon Progo, Yogyakarta Indonesia
  12. Hasil Riset  Permodelan   Teknologi Irigasi  Pertanian  Pengairan Sampel di Lintas Jalur Selatan Kulon Progo Yogyakarta Indonesia
  13. Hasil Riset  Permodelan  Teknologi Pertanian  Pengairan & Irigasi sampel data di 1 km, barat Jembatan Gantung Imogiri Bantul Yogyakarta Indonesia
  14. Hasil Riset  Permodelan  Teknologi Pertanian  Pengairan & Irigasi sampel data di Gedogan Sumbermulyo Bambanglipuro Yogyakarta Indonesia
  15. Hasil Permodelan  Riset  Teknologi Pertanian  Pengairan & Irigasi sampel data di Bugel Kulon Progo Yogyakarta Indonesia
  16. Riset  Permodelan  Teknologi Pertanian  Pengairan & Irigasi hasil sampel data di Waduk Sermo Kulon Progo Yogyakarta Indonesia
  17. Riset  Permodelan  Teknologi Pertanian  & Pengairan/ Irigasi hasil sampel data di gunung Gemak timur Kali Opak Soka Seloharjo Pundong Bantul Yogyakarta Indonesia
  18. Riset  Permodelan  Teknologi Pertanian &  Pengairan/ Irigasi hasil sampel data di lahan pasir Sanden Bantul Yogyakarta Indonesia
  19. Riset  Permodelan  Teknologi Pertanian  Pengairan & Irigasi hasil sampel data di lahan  selatan sungai Opak Soka Seloharjo Pundong Bantul Yogyakarta Indonesia
  20. Riset  Permodelan  Sistem Teknologi Pertanian  & Pengairan/Irigasi hasil sampel data di lahan pertanian Sentolo Kulon Progo Yogyakarta Indonesia
  21. Riset Permodelan  Sistem Teknologi Modern Pengangkat Air dari sungai Opak ke atas Pegunungan di Pundong Bantul Yogyakarta
  22. Riset  Permodelan  Teknologi Pertanian  Pengairan/Irigasi hasil sampel data di lahan pertanian Panjatan Kulon Progo Yogyakarta Indonesia
  23. Riset  Permodelan Sistem Teknologi Pertanian  Pengairan/Irigasi Daerah Pantai Kukup, Drini, Krakal & Indrayanti Gunung Kidul Yogyakarta Indonesia

dipersembahkan oleh :

logo GRAVEKOR xxxxc

Iklan